YENNI, S.H | 0812 6195848 | Pengacara Batam
Pilih Bahasa
My name is Yenni Nurhayani, S.H, I'm a lawyer at Indonesia and live at Batam Island, I was graduated on 2000. I can andle many type of case like deforce, criminal case and many other case. Just call me at +628126195848 or to my email yenninurhayanish@gmail.com
Arsip

Batam

Krisis Ekonomi di Batam Picu Perceraian

tugas

Baru dua minggu usai lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah, Pengadilan Agama Kelas 1-B Batam kembali ramai didatangi pasangan yang hendak mengahiri biduk rumah tangga mereka.

Data terbaru dari kantor pengadilan setidak 90 kasus telah terdaftar selama Juli 2017 ini.

“Memasuki minggu kedua ini sudah banyak yang daftar untuk cerai,” kata Panitera Hukum Muda, Badrianus, Selasa (18/7).

Badrianus menjelaskan bila dibandingkan selama Juni lau, angka perceraian mengalami peningkatan dari 72 kasus 90 kasus padahal bulan Juli masih berada di minggu kedua.

Meningkatnya angka pengajuan cerai tidak terlepas dari berbagai permasalahan, saat ini permasalahan yang mendominasi adalah perekonomian.

Continue reading

Tahun 2016, Terjadi 1.450 Perceraian

Banyaknya Pasangan Suami Istri (Pasutri) yang lalai akan instruksi bimbingan pra nikah, dianggap menjadi salah satu penyumbang tingginya angka perceraian pasutri di Kepri. Tahun 2016 angka perceraian di Kepulauan Riau mencapai 1.450 pasang atau 10 persen dari angka pernikahan.

“Sebenarnya bimbingan pra nikah itu dijalankan pada masa tunggu selama 10 hari, terhitung sejak pasangan mendaftarkan diri untuk dapat dinikahkan,” tutur Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Kepri, Marwin Jamal, kemarin.

Namun pada kenyataannya, di Kepri ini kerap kali pasutri melewati tahapan tersebut. Sehingga bekal materi yang dapat diimplementasikan pada perjalanan setelah menikah ini, tak memenuhi 10 hari sebagaimana yang diinstruksikan tersebut.

Continue reading

Cerai Gara-gara Aplikasi Ponsel

tugas

Gara-gara memesan layanan taksi online Uber untuk kencan dengan pacar, perkawinannya bubar. Sebab, dia memesan taksi memakai ponsel istrinya.

Aksi nakal ini ialami pria asal Grasse, Prancis Bagian Selatan.

Sebenarnya si suami nakal ini sudah melakukan langkah pengamanan. Yakni, memesan dengan akun Uber-nya. Setelah itu, dia log off akun tersebut. Ternyata, meski sudah log off, ponsel si istri tetap mendapatkan notifikasi tentang aktivitas berkendaranya. Si istri bisa menelusuri si suami naik Uber ke mana saja. Hingga ditemukan bahwa dia mengunjungi kekasih lain.

Merasa dirugikan, si suami menggugat Uber. Tak tanggung-tanggung, nilai gugatan mencapai EUR 45 juta atau setara dengan Rp 636,1 miliar!

’’Klienku adalah korban bug dari sebuah aplikasi,’’ kata David-Andre Darmon, pengacara si suami, kepada AFP.

’’Bug itu menimbulkan masalah bagi kehidupan pribadinya,’’ lanjut Darmon.

Koran Le Figaro melaporkan, suami yang kini menduda tersebut bukan satu-satunya korban software bug Uber. Ada orang-orang lain yang juga kena masalah. Koran itu pun melakukan eksperimen. Mereka login di sebuah iPhone, lalu log off. Kemudian, login dengan akun yang sama di iPhone lain. Ketika mereka memesan driver dengan iPhone lain, Uber mengirimkan notifikasi pada dua iPhone sekaligus.

Pihak Uber Prancis mengaku, bug tersebut hilang setelah pihaknya meng-updatesoftware pada Desember tahun lalu. Plus, gangguan itu hanya dialami pengguna iPhone.

Saran saja, jangan update kekasih sebelum aplikasi juga di-update. (fam/c14/na/sep/JPG)

Sumber : Batam Pos

Penerapan Pidana Penjara Bagi Anak

Artikel di bawah ini adalah pemutakhiran dari artikel dengan judul yang samayang dibuat oleh Ilman Hadi, S.H. dan pertama kali dipublikasikan pada Jumat, 20 Juli 2012.

Intisari:

 

Anak yang dijatuhi pidana penjara ditempatkan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). LPKA ini terpisah dari lembaga pemasyarakatan (biasa disebut dengan) penjara orang dewasa. Apabila di dalam suatu daerah belum terdapat LPKA, Anak dapat ditempatkan di Lembaga Pemasyarakatan yang penempatannya terpisah dari orang dewasa untuk menghindari anak mendapat pengaruh buruk selama di penjara.

 

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam ulasan di bawah ini.

 

Ulasan: Continue reading