YENNI, S.H | 0812 6195848 | Pengacara Batam
Pilih Bahasa
My name is Yenni Nurhayani, S.H, I'm a lawyer at Indonesia and live at Batam Island, I was graduated on 2000. I can andle many type of case like deforce, criminal case and many other case. Just call me at +628126195848 or to my email yenninurhayanish@gmail.com
Arsip

Beberapa Alasan Mengapa Banyak Kasus Perceraian di Zaman Sekarang

Untuk kamu yang sudah menikah dan sedang romantis-romantisnya, kamu patut bersyukur dan mempertahankan chemistry kalian sebagai sepasang suami istri. Masalahnya, banyak sekali pasangan suami istri yang gagal menjaga api cinta di antara mereka dan terpaksa memutus ikatan yang telah dibentuk bersama. Pasti kamu sudah tahu juga bahwa penyebab perceraian salah satunya adalah ketidakcocokan dalam berkomunikasi. Tapi di balik itu, mestinya ada lagi alasan mengapa pernikahan mereka tak berhasil. Mau tahu apa saja alasannya?. Simak selengkapnya ..

 

Hasil gambar untuk perceraian

 

1. Terburu-buru menikah
Bisa jadi karena alasan usia, finansial, atau takut keburu direbut orang lain, beberapa orang cenderung terburu-buru ketika memutuskan untuk menikah. Padahal, banyak yang mengakui bahwa sebenarnya dari awal mereka sudah merasakan bahwa ada masalah di antara mereka dan pasangan mereka. Tapi mereka menganggap bahwa semua itu akan selesai juga nantinya setelah menikah.

2. Kehilangan identitas
Kalau kamu terlalu bergantung pada suami dan kamu tak mau melakukan apa pun tanpanya, kamu akan kehilangan jati dirimu sesungguhnya. Akibatnya, kamu kesulitan memosisikan diri dalam hubungan kalian. Kamu dan suami tak tahu apa yang kalian inginkan dan apa yang harus dilakukan untuk menjaga pernikahan kalian.

3. Terlalu sibuk dengan tanggung jawab sebagai orang tua
Saat kamu baru saja menikah, hubunganmu dengan teman-temanmu yang masih melajang jadi renggang karena kamu terlalu fokus pada suami barumu. Sama halnya ketika kamu baru saja melahirkan dan sibuk membesarkan anak. Kamu jadi lupa untuk memerhatikan dan memprioritaskan suami.

4. Memiliki visi yang berbeda
Setelah menikah, kamu baru sadar bahwa kamu dan suami ternyata sungguh berbeda. Ia ingin mengembangkan karier dan fokus pada bisnisnya, sementara kamu ingin segera memiliki anak dan menghabiskan banyak waktu dengan keluarga. Mengapa hal ini tak pernah dibicarakan sebelum menikah? Nah, biasanya saat pacaran kamu dan pasangan banyak menyembunyikan atau memendam visi kalian yang berbeda. Kalian lebih memilih untuk membicarakan kesamaan kalian. Padahal nantinya perbedaan lah yang akan menjadi makanan sehari-hari kalian setelah menikah.

5. Harapan yang tidak terpenuhi
Yang paling mudah menghancurkan cintamu dan suami adalah ekspektasi-ekspektasi yang kamu miliki dalam hati. Kalau kamu merasa tidak bahagia dan kamu berharap suamimu bisa memberimu kebahagiaan, sampai kapan pun kamu tak akan mendapatkannya. Kebahagiaan yang sejati itu datang dari dirimu sendiri, bukan dari orang lain. Jadi tak usah mengharapkannya untuk lebih sering di rumah bersama keluarga pada akhir pekan kalau kamu tahu bahwa pada akhir pekan dia sering pergi keluar kota untuk mengisi seminar.

 

sumber : popbela.com

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *